• Sivertsen Finley posted an update 6 months, 1 week ago

    Selain Indonesia yaitu negara demokratis, Indonesia juga sebuah negara regulasi. Memang segala hal yang ada di Indonesia memiliki payung regulasi yang terang pada Undang-Undang lengkap dengan pasalnya. Semua sesuatu yang kita lakukan memiliki dasar Undang-Undang. Sehingga, jikalau kita menjalankan pelanggaran, tentu akan mendapatkan hukuman yang tegas. Hingga tahun 2018 ini, jumlah kasus tata tertib di Indonesia semakin bertambah. Tetapi, beragam kasus yang menimpa seseorang belum tentu benar atau fitnah. Banyak orang yang terjerat undang-undang sedangkan bukan ia yang melaksanakan. Untuk melindungi dirinya yang tak bersalah ini, banyak yang menggandeng pengacara untuk menghadapi persidangan. Salah satu kota di Indonesia dengan jumlah advokat yang besar adalah Jakarta. Hal ini dikarenakan Jakarta sebagai ibukota acap kali menjadi pusat pekerjaan para advokat. Banyak advokat Jakarta yang cukup kondang dan sanggup mengatasi permasalahannya para klien.

    Jakarta selain menjadi pusat profesi pengacara, juga terdapat beberapa alasan. Salah satunya yakni tingkat kriminalitas yang cukup tinggi di Jakarta. Hal ini tentu menjadi ladang profesi para pengacara Jakarta. Selain itu, karena statusnya sebagai ibukota, seluruh hal kriminal yang terjadi di kota ini tentu lebih di ekspose pada media cetak ataupun media elektronik diperbandingkan dengan kota-kota lain. Sebab, para advokat ini dikasih kans untuk tampil di media elektronik seperti televisi saat menangani sebuah kasus orang-orang ternama di Indonesia. Oleh sebab itu, advokat di Jakarta juga mungkin lebih dikenal masyarakat.

    Menjadi seorang pengacara tentu harus memiliki bekal yang kuat dalam dunia politik. Terutamanya lagi pengacara Jakarta tentu akan dituntut untuk menuntaskan permasalahan yang besar dan menghadapi pengacara-advokat lain yang lebih handal. Sehingga,

    http://saplaw.top lebih bagus mencari bekal yang mantap dalam dunia politik maupun bekal-bekal lain yang dibutuhkan seorang pengacara. Selain itu performance seorang pengacara juga perlu dilihat untuk menggambarkan profesionalitas diri seorang pengacara. Bayangkan saja seandainya pembawaan diri seorang advokat yang lemah, tidak percaya diri akan membikin masyarakat tak percaya akan kemampuan yang dimiliki.