• Hawley Guerrero posted an update 10 months, 1 week ago

    Kali ini akan membahas perihal penyakit yang sedang marak terjadi adalah Difteri. Beberapa bulan akhir-akhir ini ini, Indonesia sedang dilanda wabah penyakit Difteri. Sesungguhnya penyakit ini ialah penyakit lama. Tapi Anda dapat melakukan pencegahannya dengan mencari Informasi perihal kesehatan anak, pria dan perempuan Malahan vaksin penangkalnya malah juga sudah ada. Vaksin untuk menangkal penyakit Difteri disebut dengan DPT. Tetapi, penyakit ini dapat menyerang orang dewasa yang dulunya sudah menerima vaksin Difteri. Mengapa demikian?

    tipssehatku.com orang dewasa perlu mendapatkan vaksin Difteri lagi? Perlu diketahui bahwa penyakit Difteri adalah penyakit yang menyerang hidung, tenggorokan, amandel, dan kulit. Gejala awal Difteri sangat mirip seperti radang tenggorokan. Sehingga banyak orang yang salah menanganinya. Jika Difteri semakin parah, maka sistem pernafasan akan terganggu dan dapat menyebabkan kematian.

    Isu tentang kesehatan anak, pria dan perempuan tentang penyakit Difteri yang berikutnya yakni pemberian vaksin. Pemberian vaksin pada si kecil dijalankan sebagian kali merupakan sewaktu bayi masih berusia di bawah satu tahun, si kecil umur 18 bulan, anak kelas 1 SD, buah hati kelas 2 SD, dan anak kelas 5 SD. Lalu bagaimana dengan orang dewasa? Orang dewasa yang terkena Difteri kemungkinan besar karena tidak divaksin sewaktu masih si kecil-buah hati atau status imunisasi yang kurang komplit. Sebagai pria dan perempuan yang sudah dewasa, tentu Anda semestinya mengecek kembali apakah Anda sudah pernah diberikan vaksin difteri atau belum. Jikalau belum karenanya langsung diimunisasi untuk mencegah penyakit ini menyerang tubuh Anda.

    Sebetulnya pemberian vaksin Difteri harus dilakukan tiap-tiap 10 tahun sekali. Orang yang berusia 19 hingga 64 tahun sebaiknya diberi vaksin Difteri sebanyak satu dosis. Orang dewasa yang belum pernah diberi vaksin Difteri akan diberi 1 dosis vaksin. Orang dewasa yang belum pernah diimunisasi sama sekali akan diberikan 3 dosis vaksin dengan jarak 4 minggu sesudah dosis pertama untuk dosis kedua, dan untuk dosis ketiga dengan jarak 6 hingga 12 bulan setelah dosis kedua. Jika memang Anda atau orang di sekitar Anda belum dikasih vaksin Difteri, maka langsung kunjungi puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk divaksin. Demikian kabar seputar kesehatan anak, pria dan perempuan, semoga bermanfaat.